Pagi ini kulihat tanah masih gersang menghampar
berharap hujan turun dari langit membasahi tanahku ini
berharap rumput hijau tumbuh menghiasi tanah ini
dan bunga-bunga indah bermekaran di sela-sela burung berkicau
dan sungai-sungaipun mengalir jernih membawa asaku menuju lautan yang biru
waktu aku bisa bermain dengan teman-temanku, mendendangkan lagu alam yang syahdu
alangkah indah duniaku
saat aku menari, menyanyi bersama kupu-kupu dibawah sinar mentari yang hangat menyapa, dan gemercik suara air sungai yang mengiringinya.
alangkah indah negeriku,
tanah dimana aku berpijak, tanah dimana aku menari tanah dimana aku menyimpan harapan dan mimpi-mimpi, tanah dimana aku dan teman-temanku menanam benih masa depanku, tanah dimana aku bermain bersama. tanah dimana aku bersendau gurau dengan air hujan dan desau angin yang lembut menyapaku. Tanah dimana aku melihat matahai, bulan, bintang dan pelangi. Tanah dimana aku tumbuh menjadi besar. Tanah yang akan mengantarku menjadi dewasa. dan tanah yang akan menguburku jika aku tiada.
Dan tanah itu masih terlihat gersang
Aku hanya berharap “bisa menatap esok yang lebih indah dari pagi ini”
23 Juni 2008, jakarta